Fast Blinking Hello Kitty Cahaya Sains: BAB V PEMBAHASAN

Senin, 12 Mei 2014

BAB V PEMBAHASAN



BAB V
PEMBAHASAN

Dari hasil analisis data percobaan elastisitas spageti yang kami lakukan di atas, pada spageti 1 dengan lama proses idle selama 3 menit diperoleh panjang awal spageti (L0) sebesar 11,5 cm, panjang akhir spageti setelah ditarik sampai tepat akan putus (Lt) sebesar 15,5 cm sehingga diperoleh pertambahan panjang spageti (∆L) yaitu 4 cm serta diperoleh regangan sebesar 0,34. Pada spageti 2 dengan lama proses idle  selama 6 menit diperoleh panjang awal spageti (L0) sebesar 11,4 cm, panjang akhir spageti setelah ditarik sampai tepat akan putus (Lt) sebesar 13,0 cm sehingga diperoleh pertambahan panjang spageti (∆L) yaitu 1,6 cm serta diperoleh regangan sebesar 0,14. Pada spageti 3 dengan lama proses idle selama 9 menit diperoleh panjang awal spageti (L0) sebesar 11,2 cm, panjang akhir spageti setelah ditarik sampai tepat akan putus (Lt) sebesar 12,5 cm sehingga diperoleh pertambahan panjang spageti (∆L) yaitu 1,3 cm serta diperoleh regangan sebesar 0,12.
Berikut ini adalah grafik hubungan antara lama proses idle dengan pertambahan panjang dan regangan (elastisitas spageti):
Grafik 1. Pengaruh Lama Proses Idle Terhadap Pertambahan Panjang dan Regangan (Elastisitas Spageti)
 


Dari grafik di atas dapat diketahui bahwa lama proses idle antara pengolahan dan penyajian berpengaruh pada pertambahan panjang spageti setelah ditarik sampai tepat akan putus. Spageti 1 yang ditiriskan selama 3 menit memiliki pertambahan panjang yang paling besar (4,0 cm) dibandingkan spageti 2 yang ditiriskan selama 6 menit (1,6 cm) dan spageti 3 yang ditiriskan selama 9 menit (1,3 cm). Hal tersebut juga terjadi pada regangan tiap spageti. Nilai regangan paling besar ditunjukkan oleh spageti 1 (0,34), lalu diikuti oleh spageti 2 (0,14) dan yang terkecil adalah spageti 3 (0,12).
Hal ini menunjukkan bahwa lama proses idle pada spageti sangat berpengaruh pada elastisitas spageti tersebut. Hal ini disebabkan perbedaan dari lama proses idle antara pengolahan dan penyajian (lama penirisan), karena semakin lama proses idle yang terjadi maka spageti akan sedikit mengering dan menjadi sedikit keras sehingga elastisitas spageti berkurang. Sesuai dengan dasar teori yang ada yaitu besarnya pertambahan panjang sebuah benda tidak hanya bergantung pada gaya yang diberikan padanya, tetapi juga pada bentuk materi pembentuk dan dimensinya. Yaitu, konstanta k dapat dinyatakan dalam faktor-faktor tersebut. Dapat disimpulkan bahwa semakin lama proses idle, maka semakin berkurang elastisitas pada spageti, begitu juga sebaliknya semakin cepat proses idle yang dialami maka semakin besar pula nilai elastisitas pada spageti tersebut.
 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar